









Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun dengan sangat rapi oleh sang Maha Kuasa. Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta.
Bukan bertemu lalu berjodoh, tapi karna berjodohlah maka kami di pertemukan.
Perjalanan kami di mulai dari kehumorisan yang sederhana yang membawa kehangatan. Seperti yang pernah dikatakan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi milikmu, akan menemukan jalan-nya untuk menemukanmu”.
Pada akhirnya, jemari akan menemukan genggaman yang tepat, kepala akan menemukan bahu yang tepat, hati akan menemukan rumah yang tepat.
Kehendak-Nya menuntun kami pada sebuah pertemuan yang tak pernah di sangka, hingga akhirnya membawa kami pada sebuah ikatan suci yang dicintai-Nya.
Kita adalah dua orang yang sepakat menyamakan tujuan, dua orang yang sepakat saling membahagiakan, meski sesekali ada pertengkaran atau hal-hal menyedihkan, kita tetaplah dua yang memilih menjadi satu. Karna tidak ada solusi yang lebih baik bagi dua insan yang saling mencintai di banding pernikahan (HR. Ibnu Majah).